Showing posts with label cafe racer. Show all posts
Showing posts with label cafe racer. Show all posts

Sunday, February 5, 2017

Motor Anak Muda Zaman Sekarang

Liatin pacar yang nulis hampir tiap hari untuk update blog-nya jadi kepengen juga bikin tulisan di blog yang sudah lama terbengkalai (alah). Nulis tentang motor ajah ah biar keliatan manly dan cowok banget. cus

REBAH DIKIT, JOSS GASRUK!!!

http://motor.sportku.com/

Sudah lama motor itu mewakili jiwa para anak muda, berikut berdasarkan kejiwaannya menurut narasumber (saya sendiri):

1. Kalau kamu motornya ceper ceper gengges knalpot gasruk ke aspal, kalo ada polisi boci (bobo ciang) diangkat motornya mungkin kamu anaknya selow, nyantai, mantai.

2. Tukang show off motornya kudu di-airbrush (biarin alay juga) biar keliatan beda. Air brush tengkorak tengkorak gitu biar serem tapi warnanya gitar (gonjreeeeng).

3. Yang suka tantangan minimal ganti knalpot biar naek HP-nya sekitar 0,5-2 HP (kalau bener itu juga settingan karbunya). Gerung-gerung deh biar keliatan keren sama cewe padahal cewe ga peduli brooo. Cewe mah pedulinya dianter jemput aja udah, ga penting knalpotnya apa. * curhat *

4. Tukang nongkrong, ini mah kudu banget pake aksesoris yang lagi trendi, semisal dulu tuh lagi musim baut mengkilat (merknya posh) sampe semua dipakein tuh aksesoris merk posh ... tapi KW. Untung belum ada Instagram, kalau udah ada kan seru padahal bisa dikomenin.

Tapi sebenernya kalau ngomongin tentang jiwa anak muda, pasti identiknya dengan jiwanya yang 'panas', selalu menginginkan motor yang kebut. Yang penting kebut dulu lah!

Beda sama zaman-zaman dulu kalau motor itu harus irit, sekarang itu zamannya kalau motor harus bagus performanya. Paling gampangnya "bisa ngebut ga?". Selain bawaan jiwa anak muda, film/sinetron tentang balap motor juga jadi salah satu alasan kenapa motor harus ngebut biarin ga irit juga. Contohnya sinetron "Anak Jalanan" kok tauuu katanya ga punya tv? Ya yang ga punya TV aja sampai tau coba itu sinetron saking ngetopnya.

Dengan teknologi KIPS yang bikin cewe ga bisa KICEP (KIPS bikin KICEPS) 

Ngomongin salah satu motor kebut, ga bisa ga ngomongin Ninja. Sampai sekarang identik lah, ninja itu kebut. Jadi inget ada salah satu temen sekolah (masih termasuk saudara juga) ga mau nerusin sekolah SMA kalau ga dibeliin Ninja (wow banget). Sampai orang tuanya curhat ke orang tua saya, hasilnya … tidak membantu karena memang anaknya orang tua saya tidak ada yang kayak gitu. Sekolah ya sekolah, ga mau sekolah karena pengen ninja ya terserah hahaha.

Tapi itu kan dulu, kalau sekarang anak-anak mudanya ingin sesuatu yang berbeda. Tetep pengen kebut, tetep pengen keren, tapi sekarang yang penting gaya dulu. Trennya lagi old skool banget. Dari brat, street tracker, café racer, juga gaya motoGP tahun 90-an.

  
Nah kalau saya sendiri orangnya patuh dan tidak mengikuti arus, saya sukanya café racer dari zaman pacar ketiga sampe nikah (lha kan mantannya banyak, sebanyak jari jari motor ninja velg kecil). Sekarang ga punya sih motor bergaya sembalap café racer, minimal punya dulu lah hotwheels-nya siapa tau kan nanti punya merknya triumph :D.

Reality (entah cafe racer atau street tracket atau brat? yang penting mesinnya 2 silinder :p)


Triumph Bonneville (cita-cita)
http://www.caferacerpasion.com/blog-cafe-racer/


Tapi kalau rezekinya terbatas terus ngebet banget pengen bergaya old skool, tinggal comot ajah motor yang tidak terlalu tua kayak GL Max, GL Pro, Thunder 125, Scorpion dll terus dimodip deh jadi gaya begajulan old skool. Performa dapet, gaya dapet, juga pacar dapet pas pelintir gas pacarnya takut terus meluk deh (cara ampuh biar makin sayang….njis).

Kenapa old skool ini kok everlasting banget sih modelnya? Mungkin karena ini basic style dari motor itu sendiri, jadi sepanjang masa ga ketinggalan zaman. Contohnya ajah vespa yang baru itu garis-garis body-nya ngikutin vespa lama, terus royal enfield dan triumph motor motor terbarunya masih bergaya jadul. Beda sama cowo yah, makin tua makin tertinggal kalo motor gaya jadul di zaman modern punya tetep digandrungin. Jadi kalo makin tua ada baiknya naik motor mahal biar tetep digandrungin…sama cabe-cabean :p
Vespa Sprint 1968
Vespa matic 2016


Jadi kamu yang merasa anak muda motornya yang gimana?

Gerung!!!!

Tuesday, November 19, 2013

Demam Café Racer Datang Lagi, Ikutan Yuk!

Indonesia pada tahun 1960-an pasti membuat bulu kuduk berdiri, ketika itu sedang bergolaknya politik antara TNI yang pro-PKI dan juga pro sayap kanan. Pada saat yang bersamaan, di Inggris Raya para pemudanya sudah asik nongkrong di tempat makan. Kongkow-kongkow ceria di café-café gaul. Bener-bener berbeda sama keadaan Indonesia waktu itu :D

Bercerita tentang tahun 60-an, kala itu para anak muda Inggris yang nongkrong merasa bosan dengan tunggangan alias motor yang begitu-begitu sajah. Yah ... mungkin motor standaran lah, ori gituh. Muncullah istilah jenis motor dengan nama café racer. Dalam perkembangannya, jenis motor café racer ini diadopsi oleh negara Italia, Prancis dan kemudian ke seluruh bagian Eropa.

Jadi apa itu motor café racer?

Café racer adalah motor yang digunakan hanya untuk transportasi orang-orang pergi dari café ke café, rumah ke café, café ke rumah. Pokoknya mah tunggangannya anak gaul British lah. Namun agar terlihat bergaya, motor-motor yang bertipe light (kecil) tersebut dimodifikasi untuk mendapatkan kemampuan handling dan kecepatan yang lebih dibandingkan dengan kemampuan aslinya. Tapi inget yah, zaman dulu motor yang disebut light itu kapasitasnya 350-600 cc. Bayangin ajah, 350-600 cc di Eropa itu termasuk kecil (Hohohohoho..)

Istilah café racer sendiri muncul dari sindiran para mekanik (zaman dulu haters udah ada juga ternyata :|). Mekanik nyinyir sama anak-anak gaul yang cuma mau sok-sok-an bergaya motor balap namun motornya cuma dipake nongkrong di café/tempat makan.

Seperti itulah cerita motor café racer berawal dan berkembang. Untuk tahu bagaimana mengidentifikasi motor bergaya café racer cukup mudah. Biasanya bagian buritan motor berbentuk buntut tawon yang bahenol nerkom (ngerti kan yah?). Pantat membulat disandingkan dengan gaya stang rendah sejajar dengan tangki. Untuk pemilihan tangki sih tidak ada pakem yang kuat, namun disarankan menggunakan tangki yang lonjong (biji nangka) atau lebih panjang seperti peti mati yang mengecil ke arah belakang.

Salah Satu Koleksi Derby Romero 'S90 kuning Café Racer' (Source : Motor Plus)
Di Indonesia, jenis motor yang ideal untuk café racer muncul tahun 70-an akhir. Saat itu pabrikan Jepang mulai memproduksi motor dengan mesin 200 cc. Salah satunya Kawasaki BINTER (KZ-200). Penamaan motor "binter" menarik karena kependekan dari "Bintang Terang" yang merupakan distributor resmi motor Kawasaki saat itu. Selain Kawasaki, ada juga Honda CB200 (dual silinder) yang cukup legendaris, tak lupa motor dari Suzuki dengan GT350 yang terkenal dengan 3 silindernya namun menggunakan 4 knalpot. Yang terakhir ada Yamaha yang mengeluarkan varian RD yang menggunakan dual silinder.

Honda CB200 Café Racer, cantik banget (source : chinonthetank.com)
Tahun 2013 ini mulai banyak para pecinta roda dua (bukan sepeda, tapi mungkin juga sepeda.. Ah anjir..) arah modifikasinya café racer. Diantaranya idola aku @pergijauh yang punya motor café racer hasil modifikasi bengkelnya Lawless Jakarta. Dan ga aneh juga banyak para skuteris yang menurunkan setangnya dan mengubah pantat skuternya tambah bahenol demi mengejar gaya café racer.

@pergijauh dengan motor Suzuki A100 (Source : @pergijauh)
Juga yang cukup ramai diperbincangkan adalah pabrikan Yamaha yang sudah mengeluarkan press release seperti dilansir oleh autoblog.com. Yamaha rencananya akan men-display motor café racer-nya di "The 43rd Tokyo Motor Show 2013". Motor café racer itu diberi nama "BOLT CAFÉ" yang bernapaskan mesin V twin 0.95 liter (950 cc). Slogan baru yang digunakan Yamaha adalah "Revs Your Heart" yang berarti Yamaha siap untuk meningkatkan performa kendaraannya untuk mendapatkan hati para pecinta motor Yamaha #tsaaah (jadi sekarang yamaha maen hati juga? Eaaaaa)

BOLT CAFÉ 'The 43rd Tokyo Motor Show 2013' (source : autoblog.com)

Jadi, kalian para rider yang hobi nongkrong di café, apakah sudah punya café racer? Mari bersama-sama membangun motor café racer mulai dari sebuah sketsa mimpi dan mewujudkannya. Café racer impian saya Yamaha XS650, kalau kamu apa?