Tuesday, October 20, 2015

Kan Kamu Sendiri Yang Memilih Pasangan Kamu

Sore-sore sekitar jam 3an sepertinya perut pegawai itu sudah maklum kalau merasa lapar. Entah kenapa padahal jarak waktu dari makan siang hanya 2 jam saja, namun laparnya suka tidak keruan.

Tetiba ada hal yang menggembirakan, salah satu teman yang mejanya di belakang saya membawa makanan. Dia bawa risoles, bakwan, sama beberapa jajanan lainnya. Teman saya mendapatkan makanan di lantai bawah, katanya ada salah seorang pegawai wanita yang membawa jajanan untuk dijual. Apalagi alasannya kalau bukan karena butuh uang tambahan.

Tambahan info, yang menjual jajanan juga setiap hari membawa anaknya ke kantor. Jadi ingat pada suatu hari saya harus mengambil dokumen di lantai bawah, anaknya ibu penjual jajanan yang berumur sekitar 2,5-3 tahun itu sedang tertidur pulas di bawah meja ibunya sambil ditonton oleh laptop yang memainkan film animasi.

Dalam hatiku berkata bahwa hidup memang keras, wanita harus bekerja 3 kali lipat (bekerja, berjualan, mengasuh anak) pada saat bersamaan ... life.

Eh terus  ada info juga kalau anak si ibu itu ternyata 2, yang dibawa ke kantor itu yang bungsu. Anak sulungnya sudah sekolah, entah SD entah TK, di rumah bersama neneknya yang sedang sakit. 

Ternyata bagi si ibu penjual jajanan, untuk bisa membangun keluarga dan menghidupinya itu berat sekali. Saya merasa bersyukur bahwa harus hidup dengan tidak seberat itu.

Setelah bekerja di 2 perusahaan besar, saya memperhatikan ada kebiasaan yang sama kalau masuk jam makan siang. Para warga kantor dipastikan berhamburan cari makan siang dimulai dari jam setengah 12 siang. Padahal peraturan dari perusahaan, kemungkinan besar secara umum waktu istirahat itu pukul 12:00 -13:00.

Biasanya joke pasaran yang mereka bilang "Kita ga boleh melakukan kesalahan 2 kali, kalo datang ngantor telat, makan siang janganlah telat (makan lebih cepat)".

Beda dengan saya. Saya sendiri seringnya tidak keluar kantor untuk mencari makan, karena untuk makan pagi dan siang saya membawanya dari rumah. Saat saya sedang makan, di ujung ruangan ada yang sedang berbisik-bisik seperti Harry Potter yang sedang berbicara dengan suara ular. KEPO!!

Iya saya penasaran obrolan macam apa di jam istirahat antara 2 makhluk bertitit di ujung ruangan yang sedang bermain PES (maen bola pake jari)?

Setelah didekati kekepoan saya terjawab karena saya diajak juga mengobrol. Teman saya sambil berbisik agar tidak mau terdengar oleh orang lain yang sebenarnya tidak ada orang juga karena jam istirahat. Sambil minum dan menelan sisa makanan yang bercampur minuman di mulut, saya mencerna apa yang mereka bicarakan.

"Ehh,,, tau ga kalo si engineer kekar itu kecelakaan minggu lalu, kakinya patah."

Reaksi saya sih, SO?

Tapi ternyata bukan kecelakaannya yang jadi masalah. Tapi dengan siapa ia pada saat kecelakaan. Si kekar kecelakaan saat mengantar selingkuhannya yang jelek. Iya mereka bilang selingkuhan si kekar itu jelek... hahahhaha.... saya tertawa seketika. Buat saya sendiri, cewe pasangan kita itu harus cantik. Jadi kalau ada yang selingkuh dengan cewe yang jelek ituh lucuuk!! :D

Jam istirahat pun selesai, orang-orang masuk ke ruangan lagi. Sekarang berbeda keadaannya, giliran para pegawai cewe yang sedang bergibah jamaah di kubikel.

Palingan mereka mengobrol tentang lipstik atau makanan apa yang meraka makan siang itu. Ternyata bukan.... saya mendengar obrolan mereka berbeda saat itu. Obrolan mereka kembali tentang si ibu penjual jajanan yang selalu membawa anaknya ke kantor itu.

Ibu penjual jajanan hidupnya tambah berat sekarang kata mereka. Dia sedang proses cerai karena ... motor yang dipake suaminya kecelakaan.

:)

10 comments:

  1. Itulah knp kalau cari pasangan hidup harus hati2. Lelaki yg baik gak bakal membiarkan istrinya kesulitan sendirian

    ReplyDelete
  2. Kalo gk baca dari atas, alasan macam apa itu, mau cerai cuma karena motor suaminya kecelakaan xp

    ReplyDelete
  3. Kalo gk baca dari atas, alasan macam apa itu, mau cerai cuma karena motor suaminya kecelakaan xp

    ReplyDelete
  4. Kalo gk baca dari atas, alasan macam apa itu, mau cerai cuma karena motor suaminya kecelakaan xp

    ReplyDelete
  5. Lanjut. Lanjutin ceritanyaaaaa!!! Hehe

    ReplyDelete
  6. ya ampun, plot nya lohhh.. hihihi, bikin tambah asik bacanya ^^

    ReplyDelete
  7. Kamuuu..emmm...penulis novel yaaa? Eaaa. Mau cerita yg lain ih!

    ReplyDelete