Tuesday, May 7, 2013

Pistol, Beling, dan Ranjau (Oh... Jakarta)

pagi ini seperti biasanya, bangun pagi langsung mandi dan pergi kerja. ga banyak yang saya harapkan hari ini, karena saya tau bakalan banyak kejutan (kerjaan yang numpuk).

07:44 saya nyampe kantor, nampaknya ga bagus keberuntungan sayah, tepat di posisi ke-2 antrian, pintu parkir ditutup karena kuota parkir sudah lewat batas :D... hohoho

apalah daya saya harus parkir berbayar di gang. jadi kantor tempat saya kerja ada gang kecil yang tembus ke jalan besar(jl. Guru Mughni), di sinilah parkir motor berbayar berada.

tepat dengan yang saya prediksi(kayak judi togel perlu prediksi), kerjaan memang banyak (ya kali kapan aku ga sibuk -_-").

18:43 sayah pulang, selesai maghrib dan beli makan malam untuk aku dan AST (inisial pacar). setelah membayar administrasi parkir sebesar 5ribu, saya bergegas ke kosan AST melewati jalan guru mughni.

seperti biasa jl. guru mughni macet yang ke arah gatsu, untung sajah saya lewat arah yg berlawanan, tapi.... bentar... kenapa macetnya parah sampe motor numpuk di arah berlawanan juga???

ternyata ada 2 pemuda sedang dihajar rame-rame oleh sekitar 8 pemuda lainnya. 2 pemuda dipukuli oleh tangan kosong, juga ada yang menggunakan bambu dengan panjang sekitar 6 meter yang ujungnya terikat bendera forkabi. wajah, kepala dihajar habis-habisan sambil rambutnya dipegangi agar saat teman-teman yang lainnya mudah meninju wajah yang dipukuli tadi.

jarak aku melihat kejadian ini sekitar 30 meter, samar-samar terdengar "siapa pengawas lu, anjing? suruh kemari temuin gua!!"

1 pemuda dengan pakaian berwarna terang pelangi khas anak-anak hippies tahun 60an tersudut di ban mobil avanza yang sedang terkena macet sambil sesekali dipukul bambu, wajahnya ditendang, dan dimaki-maki. pemuda lainnya yang menggunakan kaos biru dan celana jeans hitam pendek nampak mulai ditinggalkan, hanya dijambak saja.

Saya bertanya kepada beberapa orang tidak tahu bagaimana kejadian ini dimulai, hanya saja ada seorang mbak-mbak yang sedang membeli nasi goreng menjawab "itu anak anak parkiran alfa mart kayaknya". dalam hati saya berkata mungkin ini masalah lahan parkir. beberapa detik berselang saya dikagetkan oleh suara

"APA APAAN INI????!! STOP!!!" saat saya menghadap ke sumber suara yg tepat dari belakang saya ada seorang bapak bapak dengan umur sekitar 45 tahun, berkemeja 'Harley Davidson'. dia memasukan tangannya ke dalam kemejanya dan mendatangi area penghajaran untuk menghentikannya, tapi mereka tak mau berhenti... akhirnya pistol dikeluarkan dari dalam kemejanya (nelen ludah, glek) oleh si bapak HD (harley davidson) #JengJeng

akhirnya kerimunan mulai mereda, namun 3 orang masih sajah memukuli di cowo hippies, tak lama si cowo hippies diseret ke arah saya berdiri.... tepat di depan sayah ada yang membawa gelas dan menghantamkan ke kepala si hippies... beling berceceran di aspal, aneh banget, si hippies baik baik saja. namun si hippies mendadak islami dengan berteriak "astagpirulah" hohoho.

si bapak HD mencoba melerai kembali sambil mengacung-acungkan pistol yang ber-magazine. si hippies mulai aman, namun tetep ada 1 orang yang jambak dan mukulin wajahnya. #praaang tetiba ada yang bawa piring dan menghajarkannya ke kepala si hippies. anjis total 2 kali dong kepalanya kena beling, tapi ga berdarah sedikit pun (jagoaaan!!).

ah sudahlah aku pikir... aku malahan bukan serem akhirnya itu orang bakal diapain, sayah malah takut pacar aku marah karena kelaperan. dan akhirnya macet totallah itu jalan guru mughni, orang ga takut pistol kalo ga ditembaki itu kenyataan. itu kenapa penjahat pada banyak yg ditembak polisi kali yah....

21:40an saya plg dari kosan ast setelah makan malem dan bikin rencana acara weekend dan kamis yg libur....

#banBelakangGoyang setelah turun jembatan layang slipi arah semanggi... zzzzz.. PR banget bang bocor. aku pinggirin motornya, ah anying... ban aku kena potongan seng.


setelah dicabut sengnya saya dorong motornya cari tambal ban. dorong kurang lebih 200meter, ada abang abang (kelak saya tau dia namanya akhmad). dia ternyata bannya kena seng juga, total dia kena 2 seng, ini pasti ada yg nebar ranjau seng di jalan raya, tambal ban terdekat ada di benhil. mau ga mau deh saya dorong motor dari royal park apartemen ampe benhil... keringeeeet!!! saya pengen pesen sma penjahat ranjau "kalo emang niat nebar ranjau, tolong sediain tukang tambal ban yang deket, biar ga terlalu cape dorongnya"

mati istirahat dan berdoa cepet gajian tanggal 22 :D

No comments:

Post a Comment