Wednesday, July 31, 2013

Anjing Musuhku (Dulu), Anjing temanku (Sekarang)

sejak kapan yah sayah tertarik dengan anjing? well, sejak kecil sih sayah musuhan dengan anjing. sejak kecil sayah berteman baiknya dengan binatang peliharaan jenis kucing, si papah dan manah senang dengan kucing. beberapa kali keluarga kami mengadopsi kucing yang diambil dari gang rumah atau ada yg suka datang ke rumah untuk sekedar minta jatah makan.

Dulu!

kalo permusuhan dengan anjing sih bermula sejak saya duduk di bangku SD. sebelum permusuhan terjadi saya dan anjing itu tidak saling menyapa atau pun takut. kejadian bermula ketika saya bermain bola di taman KPAD (Komplek Perumahan Angkatan Darat). di dekat taman itu banyak rumah rumah yg memelihara anjing, sampe yg serem ada anjing sebesar domba, yg di masa depan saya tahu bahwa itu jenis great dane.

di sinilah permusuhan terjadi, ketika itu saya menjadi kiper saat mengbal (bermain bola-basa sunda). bola ditendang musuh melewati gawang yg dibatasi oleh sendal ataupun batu kecil di kedua sudutnya. bola ditendang lawan jauh melewati garis batas lapangan, bola menggelinding sekitar 15 meter ke selokan dangkal yang kering airnya. agar bisa bermain kembali secepatnya, saya berlari mengambil bola itu. saat saya berlari.... terdengar samar samar temen temen tertawa lepas, saya terus saja berlari, setelah bola saya pegang, sayah menoleh ke belakang.... kemudian sayah teriak sekuat tenaga "EEEMMAAAAKKK"...

ternyata ada anjing yang ngejar sayah sudah berjarak kurang dari 2 meter sajah, hanjis sayah ketakutan banget, karena pas saya teriak anjingnya ikut teriak (mengonggong) juga. Muka sayah pucet, tangan geter geter, keringetan (ini mah keringetan karena emang lagi maen bola), tapi untungnya anjing itu lari kembali ke rumah yg memang deket dengan taman.

aku terpaku sejenak ketika kejadian sudah berlangsung, dalam hati dan pikiran sayah anjing itu menakutkan, musuh, pokoknya benciiiii aing!!!

itu dulu sebelum sayah cukup mengerti perangai dan jenis jenis anjing

Sekarang!

pertengahan tahun lalu saya membaca di kolom komentar yutub bahwa kalau di aceh anjing itu dilempari hingga cacat atau sampai mati.

saya mencari tahu segimananya sih hukum anjing itu dari segi kenajisan dan hingga memeliharanya.

secara garis besarnya ada 2 hukum yang memang kalo dibilang keduanya benar kalau secara logika dan pemahaman bahasa :
1. anjing tidak najis air liurnya dan memelihara anjing hukumnya makruh. ini menurut imam maliki. negara yg presentase islamnya terbanyak yaitu maroko 99.8% (indonesia 88.9%) mayoritas mengikuti imam maliki. oleh karena itu di maroko anjig atau kucing sama saja statusnya untuk dipelihara. ini ada blog yg bercerita yg mengambil s2 di maroko, beliau secara khusus diberi mandat untuk mempelajari fiqh maliki. ini blognya (http://featuresdedywsanusi.blogspot.com/2008/04/cerita-baru-dari-negeri-matahari.html?m=1)

2. anjing air liurnya najis besar dan memelihara anjing itu haram kecuali untuk menjaga harta atau berburu. ini yang mayoritas org indonesia ketahui. cukuplah yah, bisa cari tau sendiri

dari sinilah saya mencari tahu tentang anjing, menonton caesar millan dengan dog whisperer-nya, follow org org yg punya kecintaan terhadap anjing di twitter.

ini sayah sekarang, suka anjing dan tidak bermusuhan lagi dengannya kalo ada pertanyaan tentang anjing saya sekarang sedikit tahu dan insya allah bisa menjawabnya.


(Anjing Jenis Samoyed)
Udah tau tentang tingkah polah anjing serta hukumnya dalam agama, saya jadi tertarik pengen punya anjing juga. ya terus anjing jenis apaaa?

ngeliat lingkungan di rumah bandung, yang cocok itu husky (pribadi banget ini mah pilihannya :p). nanti saya posting lagi deh kecintaan sayah sama husky itu karena apanya.

tapi kak.... si mamah dan pacar sayah bersekongkol, mereka ga bolehin sayah melihara anjiing!! aaaak sediiih, padahal mereka tuh cute banget, dan dengan adanya anjing juga bisa jadi ada alasan si papah untuk jalan kaki atau lari lari kecil. keluarga bahagia nan sehat, kan?

ga lama itu juga dimarahin si teteh karena pengen melihara anjing ini.

namun akhirnya pacar bolehin sayah melihara anjing dengan syarat harus punya rumah sendiri yg ditempatin oleh sayah. rumah yg di bandung walopun rumah saya sendiri, tapi tidak saya tempatin. well punya rumah sendiri lagi butuh waktu, baiklah ini entah akal akalan pacar saya ajah karena bosen dengerin sayah rewel jadi ngejanjiin hal yg memang bakalan lama terpenuhi, terus saking lamanya keinginan sayah jadi berubah atau hilang.

iyah sedih. :(

No comments:

Post a Comment